s Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menandai tahun pertama masa jabatan mereka pada hari Senin, sebuah laporan baru mengungkapkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan mereka masih rendah, dengan kedua pemimpin menerima skor kinerja rata-rata masing-masing 3 dan 2 dari 10.
Pusat Studi Ekonomi dan Hukum (CELIOS) merilis laporannya mengenai kinerja satu tahun pemerintah pada hari Senin, berdasarkan temuan dari dua survei terhadap 120 jurnalis dari tanggal 30 September hingga 13 Oktober dan 1.338 orang berusia 18 tahun ke atas dari masyarakat umum pada tanggal 2 dan 17 Oktober.
Angka-angka tersebut menandai penurunan dari survei serupa yang dirilis oleh lembaga think tank yang berbasis di Jakarta awal tahun ini, selama 100 hari pertama pemerintahan, ketika Prabowo mendapat skor 5 dan Gibran mendapat skor 3.
Berdasarkan temuan tersebut, terjadi penurunan kualitas kinerja Prabowo dan Gibran, kata Media Askar dari CELIOS.
Dalam survei masyarakat umum, sebagian besar responden merasa bahwa pemerintah hanya memenuhi sebagian janji kampanyenya, dengan 56 persen mengatakan hanya sedikit janji yang direalisasikan pada tahun pertama pemerintahannya, sementara 43 persen yakin tidak ada janji yang dipenuhi.
Lebih dari 70 persen responden masyarakat mengatakan pelaksanaan program pemerintah selama setahun terakhir “buruk” dan “sangat buruk”, sementara 80 persen responden mengatakan keputusan kebijakan pemerintah tidak selaras dengan kebutuhan dan prioritas masyarakat.
Kepemimpinan Kabinet Merah Putih secara keseluruhan, yang terdiri lebih dari 100 anggota, mendapat kecaman keras, dengan 64 persen responden menilai kabinet tersebut “miskin” dan “sangat miskin”. Komunikasi publik bahkan lebih buruk lagi, karena lebih dari 90 persen menyatakan ketidakpuasan mereka, dan juga memberi label “buruk” dan “sangat miskin.”