DOWNLOAD 88ID
Aplikasi Game Terbesar di Indonesia
DOWNLOAD APP

Dy Menteri menyerukan kolaborasi untuk memperkuat sistem logistik

Dy Menteri menyerukan kolaborasi untuk memperkuat sistem logistik


Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi memperkuat ekosistem logistik nasional agar efisien, tangguh, dan kompetitif.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mewujudkan sistem logistik yang terintegrasi dan mendukung kelancaran arus perdagangan nasional dan internasional.

“Logistik bukan hanya sekedar sektor pendukung, tapi juga tulang punggung perdagangan nasional. Efisiensi logistik menentukan daya saing harga produk Indonesia di pasar domestik dan global,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Pemerintah Indonesia telah berkomitmen kuat untuk merombak logistik nasional. Kementerian Perdagangan juga berkomitmen untuk terus memperkuat konektivitas perdagangan antar daerah, efisiensi distribusi, dan daya saing logistik nasional.

Kementerian juga terus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem rantai pasokan yang efisien dan berkelanjutan, dengan menyadari bahwa logistik yang kuat sangat penting untuk memperkuat struktur perdagangan Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Lebih lanjut, Esti menggarisbawahi bahwa setiap pihak memiliki peran yang saling berhubungan dalam menjaga kelancaran arus perdagangan, dengan menekankan bahwa stabilitas harga dan pasokan tidak dapat tercapai jika arus barang terhambat.

Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memperkuat rantai pasok dalam negeri.

Saat ini, pemerintah terus memperkuat konektivitas multimoda yang menghubungkan transportasi darat, laut, udara, dan kereta api.

Hal ini ditunjukkan dengan upaya modernisasi pelabuhan, bandar udara, dry port, dan depo peti kemas yang dilakukan bersamaan dengan digitalisasi sistem logistik seperti e-manifest, e-invoice, e-tracking, dan e-Payment.

Selain itu, melalui penerapan Indonesia National Single Window (INSW) yang terintegrasi dengan 18 kementerian dan lembaga, proses ekspor-impor menjadi lebih efisien dan transparan.

Lebih lanjut Wamenhub mengatakan, pemerintah telah melakukan upaya untuk membuka akses pasar potensial baru, antara lain melalui Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) antara Indonesia dan Kanada.

Berita terkait: Sistem transportasi terpadu mendorong efisiensi dan meningkatkan perekonomian

Berita terkait: Sistem IT-logistik yang kuat kunci pengendalian demam berdarah: Pemerintah RI

Berita terkait: Sistem logistik ikan dapat mendorong pertumbuhan industri udang: Kementerian

Translator: Maria Cicilia, Raka Adji
Redaktur: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2025


Previous Article

Pria Denmark dijatuhi hukuman percobaan karena membagikan adegan film telanjang di Reddit

Next Article

SPA Baru Hadir di Nabire, Padukan Tradisi dan Relaksasi Holistik

Write a Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *