DOWNLOAD 88ID
Aplikasi Game Terbesar di Indonesia
DOWNLOAD APP

Dubai melarang pengendara pengantaran dari jalur cepat mulai 1 November di tengah lonjakan kecelakaan dan pelanggaran | Berita Dunia – The Times of India

Dubai melarang pengendara pengantaran dari jalur cepat mulai 1 November di tengah lonjakan kecelakaan dan pelanggaran | Berita Dunia – The Times of India


Dubai melarang pengantaran barang dari jalur cepat mulai 1 November di tengah lonjakan kecelakaan dan pelanggaran
Mulai 1 November, pengendara pengiriman Dubai tidak dapat menggunakan jalur cepat di jalan multi-jalur, karena akan dikenakan denda/Gambar: x

Mulai 1 November, pengendara sepeda motor pengantar barang di Dubai akan dilarang menggunakan jalur berkecepatan tinggi di jalan-jalan utama, karena pihak berwenang merespons lonjakan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. Langkah ini, yang diumumkan bersama oleh Otoritas Jalan dan Transportasi (RTA) dan Kepolisian Dubai, merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk meningkatkan keselamatan jalan raya dan mengekang perilaku berkendara yang sembrono di sektor pengiriman yang berkembang pesat.

Cakupan pembatasan jalur baru

Berdasarkan peraturan lalu lintas yang baru, pengendara angkutan komersial – terutama sepeda motor – akan dilarang menggunakan jalur cepat tertentu di jalan multi-jalur:

  • Di jalan dengan lima lajur atau lebih:
    Pengendara pengantaran dilarang menggunakan dua jalur paling kiri.
  • Di jalan dengan tiga atau empat lajur:
    Mereka akan dibatasi dari jalur paling kiri.
  • Di jalan dengan dua lajur atau kurang:
    Tidak ada batasan yang berlaku; pengendara dapat menggunakan salah satu jalur dengan bebas.

Aturan ini diterapkan di seluruh kota mulai 1 November 2025, dan akan ditegakkan melalui rambu-rambu dan patroli aktif.

Statistik kecelakaan dan pelanggaran mendorong pengambilan keputusan

Pihak berwenang menyebutkan peningkatan yang konsisten dalam kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran hukum yang melibatkan pengiriman sepeda motor sebagai alasan utama di balik tindakan tersebut.Menurut data polisi Dubai:

  • Pada tahun 2024, ada 854 kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara pengantar barang.
  • Angka tersebut meningkat menjadi 962 kecelakaan pada tahun 2025 (sampai bulan Oktober).
  • Pada tahun 2024, terdapat 70.166 pelanggaran lalu lintas yang dilakukan kepada pengendara sepeda motor pengantar barang karena tidak mematuhi peraturan lalu lintas.
  • Dalam sembilan bulan pertama tahun 2025, jumlah ini meningkat menjadi 78.386 pelanggaran, yang mencerminkan masih adanya permasalahan dalam praktik berkendara yang aman.

Mayor Jenderal Saif Muhair Al Mazrouei, Asisten Panglima Urusan Operasi di Kepolisian Dubai, mengaitkan banyak kecelakaan ini dengan “perilaku berkendara yang sembrono dan tidak patuh”, terutama di jalur berkecepatan tinggi.Ia menekankan bahwa sepeda motor pada dasarnya rentan karena kurangnya struktur pelindung, dan kemungkinan kehilangan kendali meningkat secara signifikan pada kecepatan tinggi.

Hukuman karena melanggar aturan baru

Pengendara pengiriman yang melanggar batasan jalur baru atau batas kecepatan akan menghadapi struktur penalti bertahap:Pelanggaran pembatasan jalur:

  • Pelanggaran pertama: denda AED 500
  • Pelanggaran kedua: denda AED 700
  • Pelanggaran ketiga: Penangguhan izin pengiriman

Pelanggaran batas kecepatan (100 km/jam):

  • Pelanggaran pertama: denda AED 200
  • Pelanggaran kedua: denda AED 300
  • Pelanggaran ketiga: denda AED 400

Penegakan ini bertujuan untuk mencegah pelanggaran berulang dan menanamkan budaya kepatuhan di kalangan pengendara komersial.

Implementasi dan langkah-langkah keselamatan jalan

Untuk mendukung penegakan aturan ini, pihak berwenang meluncurkan beberapa langkah pendukung:

  • Papan nama baru akan dipasang untuk menunjukkan jalur yang dibatasi untuk pengiriman sepeda motor. Ini akan ditempatkan di samping rambu-rambu yang sudah ada yang melarang kendaraan berat dan truk memasuki jalur berkecepatan tinggi.
  • Kampanye kesadaran masyarakat multi-saluran akan diluncurkan untuk mendidik perusahaan pengiriman dan pengendara tentang peraturan baru, memastikan mereka sepenuhnya memahami perubahan dan hukuman yang dikenakan.

Hussain Al Banna, CEO Badan Lalu Lintas dan Jalan di RTA, mengatakan bahwa rambu dan kampanye tersebut bertujuan untuk memastikan kepatuhan yang luas dan meningkatkan disiplin di jalan raya.Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas yang dilakukan pemerintah Dubai untuk meningkatkan keselamatan bagi semua pengguna jalan sambil mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh pesatnya pertumbuhan sektor pengiriman, khususnya layanan pesan-antar makanan, dalam beberapa tahun terakhir.




Previous Article

Kejuaraan Dunia Flyff Universe 2025 kembali ke Manila

Next Article

Data Baru Menunjukkan Rekor Tingkat CO2 pada tahun 2024. Apakah Penyerap Karbon Gagal? - Titik potong

Write a Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *