DOWNLOAD 88ID
Aplikasi Game Terbesar di Indonesia
DOWNLOAD APP

Bank Indonesia names Belakang Padang as frontier digital economy icon

Bank Indonesia names Belakang Padang as frontier digital economy icon


Batam (ANTARA) – The Riau Islands Representative Office of Bank Indonesia (BI) has designated Belakang Padang Island in Batam City as a frontier icon of Indonesia’s digital economy.

Dalam keterangannya pada Minggu, Wakil Kepala Kantor BI Kepri Ardhenius mengatakan Pulau Belakang Padang telah menjadi jendela masuk ke Indonesia dan pintu gerbang interaksi ekonomi lintas batas karena letaknya yang dekat dengan Singapura.

“Pulau Belakang Padang telah menjadi ikon ekonomi digital di kawasan perbatasan, tempat bertemunya budaya lokal dengan teknologi digital,” ujarnya.

Pejabat tersebut mengatakan Pulau Belakang Padang tidak hanya berdiri sebagai perbatasan tetapi juga sebagai jembatan bagi warga Indonesia dan Singapura untuk terhubung dalam transaksi ekonomi digital.

“Tujuan kami adalah membuktikan bahwa digitalisasi tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau pulau-pulau terluar yang menjadi jendela negara ini,” tambahnya.

Ardhenius menyoroti bahwa pihaknya telah meluncurkan acara yang dirancang untuk mempromosikan penggunaan metode pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk lebih mendukung pertumbuhan ekonomi digital di pulau tersebut dan Kepulauan Riau secara keseluruhan.

“Kami melihat kegiatan ini sebagai langkah edukatif dan inklusif dalam memperluas jangkauan manfaat pembayaran digital bagi masyarakat luas dalam beraktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mencatat, Provinsi Kepulauan Riau telah mengalami digitalisasi yang pesat, dengan transaksi QRIS mencapai 33,9 juta pada tahun 2024, meningkat 117,31 persen dari tahun sebelumnya.

“Sampai akhir September 2025, jumlahnya mencapai 64,9 juta,” tambahnya, seraya mencatat nilai transaksi mencapai Rp7,7 triliun (lebih dari US$460 juta).

Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat penting bagi provinsi untuk mempertahankan tren yang menguntungkan ini.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Kepri Zulhendri mengapresiasi BI yang telah membantu pemerintah provinsi dalam memperluas jangkauan layanan dan fasilitas ekonomi digital hingga ke luar pulau.

Ditegaskannya, pemerintah tetap berkomitmen memajukan digitalisasi dengan menggalakkan penggunaan QRIS tidak hanya di Kota Batam tetapi juga di daerah terpencil seperti Kabupaten Natuna, Lingga, dan Kepulauan Anambas.

Berita terkait: Riau memantau pergerakan gajah dengan pelacakan GPS

Berita terkait: Pelabuhan Letung dan Sedanau meningkatkan konektivitas dan logistik di wilayah perbatasan

Berita terkait: Imigrasi Batam menahan 10 orang WNA karena pelanggaran visa

Translator: Amandine N, Tegar Nurfitra
Redaktur: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2025


Previous Article

Ryan Williams kelahiran Australia masuk dalam skuad India untuk Kualifikasi AFC vs Bangladesh

Next Article

Kekayaan Bersih Todd Snider 2025: Bagaimana Legenda Americana Membangun Kekayaan $3 Juta Sebelum Kematiannya di Usia 59

Write a Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *